“Abah, Abah, Abah… Tolong saya!”. Subhanalloh, atas kehendak-Nya, disaat Abdul akan melampiaskan nafsu kebinatangannya, tiba-tiba saja “burung” miliknya mendadak terkulai dan ia merasakan kesakitan yang luar biasa. Begitu juga kedua temannya yang akan.. Berkata:
11 Maret 2008 pukul 9:53 am
Bunga di atas kuburan Abdul yang terletak di area kuburan blok Nyongklang Selajambe Kab. Kuningan tampak masih segar sekalipun sudah tiga hari terpanggang panas terik matahari. Begitu pula gundukan tanah merah tampak terlihat masih basah padahal kuburan sekelilingnya sudah kering bahkan terlihat retak-retak akibat kemarau berkepanjangan.
Sepintas, tak ada yang istimewa pada kuburan tersebut. Sama saja seperti kuburan yang lainnya. Namun sesuatu yang beda akan terasa disana. Wangi bunga akan tercium manakala orang melewati kuburan tersebut. Emangnya, siapa sich, yang “tertidur” di dalam sana? Inilah kisahnya….
Adalah Abdul, seorang laki-laki yang 3/4 usianya dihabiskan dalam lembah kemaksiatan. Di kota Metropolitan, Abdul menjelma menjadi bajingan yang Super Haram Jadah. Ia adalah jagoan yang tak pernah kenal rasa takut. Bagi sesama penjahat, Abdul adalah momok yang menakutkan. Bagi polisi lelaki yang sekujur tubuhnya dipenuhi tato wanita telanjang itu merupakan sosok penjahat yang super licin yang sulit ditangkap karena kepandaiannya menggunakan jampi-jampi sehingga mampu berkelit dari kejaran aparat. Kapanpun dan dimanapun, perbuatan maksiat tak pernah ia lewatkan.
Hingga suatu malam di bulan November 2005….. Niat jahatnya muncul kembali ketika melihat seorang penumpang wanita sendirian di mobil omprengan daerah Plumpang, Jakarta Utara. Bersama dua orang temannya, ditodongkannya pisau ke arah sopir dan kernet yang tidak berdaya menghadapi ancaman tersebut. Keduanya lalu diikat lalu Abdul CS. membawa kendaraan tersebut ke salah satu tempat di Bogor yang sudah mereka persiapkan sebelumnnya.
Sesampainya di tempat, Abdul CS. bermaksud untuk memperkosa wanita cantik tersebut. Dengan cara paksaan, wanita itu -sebut saja Sinta- diminta untuk melayani nafsu binatangnya. Namun Sinta berupaya sekuat tenaga untuk melepaskan diri dari bahaya sambil berteriak : “Abah, Abah, Abah, tolong saya!”. Subhanalloh, atas kehendak-Nya, disaat Abdul akan melampiaskan nafsu kebinatangannya, tiba-tiba saja “burung” miliknya mendadak terkulai lemas dan ia merasakan kesakitan yang luar biasa. Begitu juga kedua temannya yang akan memperkosa Sinta mengalami hal serupa. Dalam keadaan seperti itu, Sinta langsung melarikan diri………..
Setelah kejadian tersebut, Abdul CS mengalami nasib naas. Kemaluannya membengkak dan tiga bulan kemudian, dua orang temannya mati mengenaskan akibat “burung”nya MEMBESAR. Untunglah, Abdul cepat sadar. Ia tahu, bahwa peristiwa tersebut merupakan hukuman dari Allah atas dosa-dosa mereka yang telah diperbuat. Lalu, ia menemuia salah seorang temannya yang sudah terlebih dahulu insyaf dan bertaubat.
Setelah diutarakan maksud dan kedatangannya, teman Abdul tersebut membawanya ke salah satu Majlis Dzikir dan kemudian bertaubat. Melalui Kiayi yang menuntunnya, iapun tahu bahwa taubat tidak berarti harus menghilangkan seluruh tato yang ada ditubuhnya. Dengan semangat yang kuat dan tekad yang membaja, Abdulpun mendapatkan Talqin Dzikir dan mengamalkan semua amaliahnya seperti Khotaman meskipun dia hafalkan dari latinnya.
Teman-teman seprofesi dulu di Jakarta banyak yang ia temui sehingga dia memutuskan untuk hijrah dari Jakarta ke kampung halamannya, takut jika niat jahatnya kembali muncul. Di kampung halamannya, masyarakat tidak begitu saja bisa langsung menerimanya, malah menaruh rasa curiga bahkan tak jarang kata-kata pedas sering dilontarkan kepadanya. Berbekal TANBIH dan dzikrullah, ia tetap tersenyum dan berbaik budi. Sehingga akhirnya masyarakatpun dapat menerima, bahwa Abdul telah kembali ke jalan yang lurus.
Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, dia menjadi buruh tani dan pekerjaan serabutan lainnya hanya untuk sesuap nasi sehingga tetap bisa melaksanakan amaliah dzikrullah seperti yang pernah didapatkannya di Jakarta. Hingga akhirnya, pada hari Jum’at di tahun 2006 selepas Subuh, ia dipanggil kembali oleh Allah dalam posisi Tawajuh

Laa ILaa Ha ILLaLLaah
amin
Subhanallah…….
innalillahi wainnailaihi rojiun,
KENAPA INNALILLAHI???
Inti Bertarekat adalah YAKIN KPD GURUNYA,lalu YAKIN kepada ajarannya.Insya Allah kita akan terbawa
YO I
Semoga Allah Senantiasa menjaga dan melindungi kita semua, Amin.
Mohon penjelasan lebih lanjut mengenai hal tersebut.
begitu mengejutkan dan mengingatkan akan kelezatan.
terimakasih
subhanallah insyallah kita semua tetap menjadi murid abah,dan selalu mendapat kharomah dari beliau aminn..
amiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinnnnnnnnnnnnn…………………!!!!!!!!!!!!
Alhamdulillah.Berkat pertolongan Abah aku jadi melek. Kalo dulu mataku terbuka tapi tidak bisa “melihat” apa apa. Terima kasih Abah.
sesungguhnya yang menyembuhkanmu itu bukanlah berkat si abah.
tapi, karena Alloh !!!
jangan mensifati sifat Alloh itu ada di dalam diri manusia…
karena yang maha penyembuh itu adalah Alloh!!!
hakikatnya itu kepada Alloh tapi lewat syariat (tawasul) Syech Mursyid kamil mukamil Pangersa Abah Anom.seperti kamu sakit pergi kedokter yang menyembuhkan Alloh lewat syariat dokter itu.Pangersa Abah bukan manusia biasa tapi Ruhul Amin yang dapat mengantarkan ruh kita sampai kepada Alloh, Ruh yang sudah bersama sama Alloh.kalo orang seperti kita yang banyak dosa gak mungkin untuk bisa langsung kenal Alloh jadi mesti pakai perantara.
insya alloh sampai kepada pangersa abah…
masya allah .
subhanallah….
laa ilaa ha illallah….
sangat susah sekali mati dalam keadaan tersebut…
insya allloh gampang mas
Abah,,,aku sangat merindukan abah,,do’akan agar usaha yang sedang ku jalani sukses,,,
Kemarin,,sih,,sy niat bersama keluarga ke suryalaya,,entah mengapa bah,,,kok engak ke sampaian,,do’a kan ya Abah biar saya dan keluarga dapat hadir ketemu Abah
amin….Guru kita selalu tahu apa yang terbesit di dalam hati….dimana saja kita berada
bohong !!!
itu berlebihan sekali…
itu melebihi kekuasaan Alloh!!!
apa-apa yang terbesit dalam hati yang tahu itu hanya Alloh swt.
bukan manusia…
dia hanya makhluk-Nya.
saya katakan itu BOHONG !!!
abah,lebaran ini mungkin saya ga bisa silaurahim kerumah abah,krn ga pulang ke ciceuri
A…melalui maya ini …nanda ucapkan terima kasih atas pertolongan PANGERSA ABAH KEPADA NANDA HARI INI …..kepada ana …sultan dan raja….
itu adalah bukti kedekatan hati sang sinta pada waktu darurat ke abah sehingga muncul otomat pertolngan dari ALLOH SWT,denga lantaran energi yang di pancarkan oleh abah
terimakasih mas muhsinin…
kanjeng syekh , abah , wa wenda
makasih mas ihsan…
I love u pull pangersah abah Anom
Sampaikanlah doa ku kepada-NYA yg ter INDAH
makasih mas rach oko…
Beliau lah Sang Penguas Zaman
Beliau lah Sang Pewaris Nabi
Beliau lah Sang Penafsir Kita
Beliau adalah penyembuh lara ketika duka, pengobat mereka yang lepra, penghapus dosa mereka yang nista.
Manawi diangken….
terima kasih kang insan…
semoga kita selalu bersam dengan RUH beliau…
aminnn
mudah2an syahadat kalian tidak batal dengan memohon kepada selain alloohh……. “”‘UD ‘UNII ASTAJIB LAKUM”" MINTALAH KEPADAKU NISCAYA AKAN AKU QABULKAN (ALBAQOROH)
yaya ciamis:amin kang yaya makasih
Subhanalloh…..
manakib kanjeng Syeh Abdul Qodir Jaelani juga mankobah Abah….
Mugia sy keseret jadi murid Beliau, piduana amiin…
aminnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn…………
subhanalloh merinding jadinya, hanya keyakinan kpd gurulah semua itu terjdi amiiiiiin
yakin itu bukan pada guru, tapi pada Alloh yang menciptakan kalian…
Ah teu kedah ngadebat pami teu acan ngartos mah, matakitu ge ilmu teh luas teu acan ka pelajari penginten nya, mangga pelajari surat kahfi ti awal dugi ka akhir, mugi kapendak, kunaon margina jalmi-jalmi diluhur nyararios kitu, sok ah urang di ajar deui
eh ibnu munawi kemana aja loe……loe ngaji koq kabur kaburan gitu…kapan tamatnya kau…..buat yg laen tenang yah…biasa dia mah…ngaji belum khatam sudah heboh…hehehehehe
salam.maaf kerana mencelah.saya dari Malaysia pernah berjumpa ABAH ANON.Demi Allah bukan taksub pada nya tapi Abah bukan org biasa yg berada dibumi ini,Dari pengalaman saya,waduhhh agak sukar utk saya ceritakan pada saudara tapi secara ringkas bergini. bezanya Abah Anon dengan kebanyak guru biasa atau disini lebih dipanggil ustaz ialah. 1.Kita tahu dan yakin darimana asal kita.2,Dimana kita sekarang (tahap mana kita dimata ALLAH.dan yang ke 3.Mau kemana kita (ditunjuki kita jalan yg betul.didalam peribadatan supaya mendapat kekhusyutan dan kemanisan iman serta ketaqwaan.amin wslm
Pangersa Abah, tidak pernah sama sekali membenci orang yg mencela beliau, semua pendapat yang masuk ke pangersa abah, yg baik ataupun jelek, pangersa abah sering bilang “saee, bageur” (Betull anakku)
Alhamdulillah jika Ibnu Munawi sudah berpikiran seperti itu, memang betul sekali keyakinan yang Haq itu hanya pada Alloh, itu berarti anda sudah berada pada kesempurnaan Ma’rifat, Wallohu’alam anda sudah mengenal sempurna pada Alloh atau belum, kita-kita disini, para ikhwan, baru berjalan untuk sampai pada Hadrotulloh, dengan berpegang pada jalan yang dibawa oleh Syeikh Mursyid kita Pangersa Abah, (Qoddasallahu Siroohul ‘aziz) yang jalannya terhubung sampai ke Nabi Muhammad SAW.
Tinggallah kita tanya pada diri, benarkah kita sudah sampai di Hadirot Nya Alloh secara sempurna ?? andaikan belum, nah inilah jalan yang diwariskan Rasullulloh SAW. (Thoriqot)
kalau untuk mas Ibnu Munawi sih saya yakin ga usah ambil-ambil jalan kayak kita,, orang sudah sampai ke Hadirot Nya yaaa ???
Mantap tuch komentnya mas Al subangi…..kalo orang yang tidak punya dosa seperti mas ibnu gak usah ikut jalan sepeerti ini karena sudah kenal sama Alloh.buat saya dan mungkin ikhwan yang lain alhamdulliah sudah alloh takdirkan untuk bertemu dan ada dijalan Syech Mursid Kamil Mukamil Pangersa Abah Syech K.H Ahmad Shohibulwafa Tadjul Arifin qs.
ngaji lagi kang! biar faham (belajar ilmu toriqot) jgn malu bertanya,jgn mrsa tahu tp hrs tahu merasa.ngaji ngaji ngaji…
SAE SAE
kang saepillah nuhun…bantossanana…..abdi mah ngiring wae
ken we kang saepul…da jalmi ari teu acan wawuh jeng kholifahna jeng nyebat bohong..sarua jeng endustakan aku dawuhan rosul jeng manehannana ker ngadamel kursi empuk kanggo di neraka jahanam….nauzubillah minzalik…
Mudah2an orang yg mendustakan diberi hidayah oleh Alloh amin Ya rabb………
Kang Andi ngiringan
“Buat Ibnu Manawi Tolong jangan mengatakan apapun yg belum Anda ketahui dan merasakan dengan betul-2 hikmahnya”
Apakah Anda punya “GURU” atau tidak, Saya yakin tidak ada insan yang tidak punya guru. Mari kita belajar sesuatu yang kita tidak tahu. Bertanyalah kepada Akhlinya. Trim’s.
Nuhun kang Andi…
mangga kang alldya…untuk yang benci dengan TQN harap jangan memberi komen disini karena akan menambah dosa bagi anda….dan anda akan berhadapan dengan SANG KHOLIK…
Hatur Nuhun sarana kang Andi. Smoga Allah mengampuni semua Dosa Sya. Amin..
Smoga Allah mengampuni semua Dosa Saya. Amin..
Nuhun kang saran-sarana
untuk GURU KITA …alfhaatihah….amiiiiin..semoga cahaya karomah guru selalu terpancar dikehidupan kita sehari-hari….amen
amiiiiiiin
Apabila Alloh SWT mencintai hamba-Nya maka hamba tersebut akan menjadi wayangnya Alloh dan Alloh adalah dalangnya, sebagaimana Alloh berfirman dalam hadist qudsi: Jika seorang hamba tidak putus-putus mendekatkan dirinya kepada-Ku dengan mengerjakan sunnah-sunnah setelah atau sebelum melaksanakan yang fardhu, sehingga Aku mencintainya, dan apabila Aku mencintainya maka Aku adalah pendengarannya yang ia mendengar dengan itu. Dan Aku adalah penglihatannya yang ia melihat dengan itu, dan Aku adalah tangannya yang ia menampar dengan tangan itu, dan Aku adalah kakinya yang ia berjalan dengan itu, dan jika ia memohon kepada-Ku pasti Aku beri, dan apabila ia memohon perlindungan kepada-Ku maka Aku lindungi (HR Bukhari). Dengan kata lain, segala gerak-geriknya serta diamnya hanya oleh Alloh semata seperti halnya wayang, geraknya, diamnya, ucapannya, segalanya bergantung dalang. Pada tataran ini, hamba tersebut sudah mencapai ma’rifat sangat tinggi dan berada pada maqom: La haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhim (tidak mempunyai daya dan upaya melainkan dengan pertolongan Alloh yang Maha Luhur dan Maha Agung). Jika hamba Alloh ini berdoa, maka doanya dikabulkan, istilah sundanya: saciduh metuh, sakecap nyata.
kang yayan:nuhuuuuuuuun artikelnya
Ayo TQN yang dari Bali kita kesana lagi sama-sama. di tunggu yeah!!
okay mas erdy…salam dari kami…………
hatur nuhun kang andi salam kenal ti ikhwan karawang
wa alaikumsalam kang iking ,,,wah karawangnya mana nih????
Abah….sya kangen banget sama abah…saya yakin abah tau……abah jangan pisahkan saya dari abah.jangn pisahkan dari orang yang mencintai abah karena Alloh..saya cuma orang yang bodoh yang hina,yg belum bsa jadi cindramata abah,,,saya bukan hamba yang terpilih,tapi jangan tinggalin saya,abah hanya dengan belajar mencintaimu,saya dapat mrasakan knikmatan mencintai alloh….
Ass…..saya mhn bantuan sdr2 bagaimana saya dapat ke suralaya ke Abah Anom, alamat pesantrennya atau dengan siapa dapat berhubungan.
wa alaikumsalam………makasih dj arbie,,,,,sebelumnya tinggal dimana??????kalo dari jakarta naik bis aja….
karomah tuan syekh …
Assalamu’alaika ya malikaz zaman….
bimbing kami menuju maghfiroh-Nya…
kayaknya sebentar lagi dia mau belajar dzikir. dzikir itu menyenangkan kan? betul?
ibnu manawi yang saya cintai, guru saya pangersa Abah mencintaimu, ibnu manawi. itu yang saya tau, dan beliau ajarkan pada saya yang dholim ini, beliau berkata, kudu mika asih ka jalma nu mikangewa ka maneh. sambutlah cinta guru saya pada mu, wahai ibnu manawi.
Saya yang lemah ini hanya bisa melihat wajah abah dari internet saja pingin sekali bertemu dengan… ya allah pertemukan hamba dengan abah walaupun hanya dalam mimpi………
Saya yang lemah ini hanya bisa melihat wajah abah dari internet saja pingin sekali bertemu dengan abah… ya allah pertemukan hamba dengan abah walaupun hanya dalam mimpi………
mas wanto memangnya tinggal dimana
Innalillahi,,selamat jalan abah guru dan sesepuh TQN. Semoga amal ibadah abah diterima di sisi Allah SWT. amin
Innalillahi,,selamat jalan abah guru dan sesepuh TQN. Semoga amal ibadah abah diterima di sisi Allah SWT. amin
ikhwan kp psr rebo cihideung udik
ciampea bogor,..,,.
dj arbie assalamualaikum,,,apakah jadi ke suryalaya
Bagi semua ikhwan TQN SURYALAYa,,,yang punya fot foto pemakaman pangersa abah bisa di bagi di FB saya SIRNARASA SURYALAYA karena saat pemakaman banyak terjadi karomah Pangersa Abah yang terjadi,,,,trimakasih
#Subhanallah mgkn sudah TAQDIR,hamba terakhir ketemu dgn Pangersa ABAH ANOM suryalaya hari kamis tgl 1 sepember 2011,hamba bersilaturahim ke Pangersa ABAH ANOM dan berkunjung ke makam ABAH SEPUH# lalu bersama2 menunaikn shalat dhuhur dimesjid bersama santri& kiayi disana# .setelah Shalat Dhuhur selesai ad 2 orng yg akn belajar dzikir,1 laki 1 wanita.hamba waktu itu ta tau ap2# .hamba hanya mengikuti aj ap yg diucapkan kiayi itu(Guru Dzikir).# lalu kami ditalkinkan.setelah beres mereka keluar tp hamba tetap didlm mesjid karena ad sesuatu yg ingin hamba bicarakn pd kiayi itu# hamba curhat pada kiayi itu lalu diberikan wejangan olehnya.#tetapi hamba merasa Talqin itu buat hamba terasa blm sempurna karena saat itu hamba ta tau ap2 dan hanya mengikuti aj# Setelah hamba membaca buku2 karya K.H.M.Abdul Gaos saefullah Maslul & buku2 lainya dri suryalaya# sekarang hamba tertarik ingin mendalaminya,berikut Dzikir yg hrs ditalqin terlebih dulu oleh seorang Guru# .HMba mubertanya apkah hamba hrs datng kepesantren suryalaya lg,tp ABAH ANOM telah WAFAT.# lalu pd siapa hamba disana bertanya&berguru…?atau adakah penerusnya disana…?atau adkah para guru kiayi yg bisa membingbingku…? tolonglah berikan penjelasan & pengarahan pd hamba yg bodoh ini…!!!# Setelah beberapa hari hamba bersilahturahim k Suryalaya,ternyata itu pertemuan hamba yg terakhir dgn Pangersa ABAH ANOM,kudengar dri kakak hamba yg meliat berita bahwa Pangersa ABAH ANOM telah WAfat# ternyata berita itu benar# Innalillahi Wa’innallillahi Rozi’uun# Siapaun yg membaca ini & mau membantu hamba tuk menuntut ilmu,hamba ucapkan syukur Alhamdullilah…!!!# Amiiinnnn…..!!!#
Rama sanjaya,,,bisa masuk ke fb saya :sirnarasa suryalaya,,,silakan mesej kesana yah,,trimsss,,,
Dimana?
ILAHADOROTI SYEH MURSYID AL HAJI AHMAD SEHIBULWAFA TA’JUL ARIFIN KODASOLLOHUSIROHU ALFATIHAH…
subhanalloh
ILLAHI ANTA MAQSUDI WARIDHOKA MATLUBI A’TINII MAHABBATAKA WA MA’RIFATAKA